KONSTITUEN FEDERASI
Serikat Pekerja Pertamina-Unit Pemasaran I (SPP-UPms I Medan)
Serikat Pekerja Pertamina Seluruh Indonesia UPms I Tanjung Uban (SPPSI UPms I Tanjung Uban)
Serikat Pekerja Kilang Minyak Putri Tujuh (SP KMPT) RU II Dumai
Serikat Pekerja Pertamina Pemasaran & Niaga (SP3N) Sumbagsel
Serikat Pekerja Pertamina (SPP) RU III Plaju
Serikat Pekerja Pertamina Seluruh Indonesia (SPPSI) Jakarta
Serikat Pekerja Pertamina Unit Pemasaran III (SPP-UPms III) Jakarta
Serikat Pekerja Forum Komunikasi Pekerja & Pelaut Aktif (SP FKPPA) Jakarta
Serikat Pekerja PERSADA IV Jateng & DIY
Serikat Pekerja Pertamina Balongan Bersatu (SP PBB)RU VI Balongan
Serikat Pekerja Pertamina Patra Wijaya Kusuma (SPP PWK) RU IV Cilacap
Serikat Pekerja Pertamina Sepuluh November (SPPSN) MOR V Surabaya
Serikat Pekerja Mathilda Balikpapan
Serikat Pekerja Pertamina Celebes UPms VII Makassar
Serikat Pekerja Pertamina Kawasan Timur Indonesia (SPP KTI) RU VII Kasim
Serikat Pekerja Mutiara Jayapura
Serikat Pekerja Pertamina Geothermal Energy Jakarta (SP PGE Jakarta)
Serikat Pekerja Pertamina EP Jakarta (SP PEP Jakarta)

SUARA AKTIVIS

Abdul Halim
26-Jun-2015 09:09:43
Menjadi aktivis Serikat Pekerja merupakan suatu pilihan. Ketika sudah menceburkan diri sebagai aktivis, kita terikat oleh norma-norma yang harus kita jaga, dimana salah satunya adalah bagaimana kita dapat menjadi panutan bagi lingkungan tempat kita berada/bekerja. Menjadi panutan bisa dalam bentuk ucapan, tingkah laku ataupun kinerja. Bila kita dinilai baik oleh lingkungan kita maka secara tidak langsung akan membuat marwah organisasi Serikat Pekerja menjadi baik sehingga bargaining position Serikat Pekerja di mata anggota ataupun management perusahaan menjadi kuat. Sebaliknya, bila kita dinilai kurang baik oleh lingkungan, maka Serikat Pekerja pun akan semakin tidak diperhitungkan, yang pada akhirnya akan membuat organisasi menjadi lemah.
Selain itu, menjadi aktivis/pengurus Serikat Pekerja harus dapat menjadi partner yang kritis yang dapat memotret segala sesuatu bentuk penyimpangan yang ada di lingkungan kerja/perusahaan dan juga dapat menyerap asiprasi dari anggota sehingga dapat menyampaikannya kepada management perusahaan untuk dapat diperbaiki/ diselesaikan. Tetapi ingat, Serikat Pekerja bukanlah lembaga pemuas nafsu dimana seluruh keinginan anggota harus dipenuhi tanpa melihat lagi apakah keinginan tersebut bertentangan dengan aturan (PKB) atau tidak. Tidak mudah memang menjadi aktifis/pengurus Serikat Pekerja, tetapi itulah tantangan kita…
Komentar Anda :
 
SUARA AKTIVIS
Bambang RH
06-Jul-2015 07:43:57

BlOK MAHAKAM

Meski sudah 100% di katakan ...
Readmore

-
Rinson Gultom
30-Nov-1999 00:00:00

Sebagai Insan Pertamina yang bekerja di ...
Readmore

-
Ibnu Wibisono
02-Jul-2015 08:15:22

Ditugaskan di Pertamina mau tidak mau, ...
Readmore

-
30-Jun-2015 06:51:10
FSPPB sebagai wadah bersatuanya Serikat Pekerja-Serikat Pekerja ...
Readmore
-
Adriwal
29-Jun-2015 08:58:46

Blok Mahakam adalah kepunyaan Bangsa Indonesia.

Untuk ...
Readmore

-
Noviandri
30-Nov-1999 00:00:00
Halo Aktivis
Assalamualaikum warohmatullohi wabarokatuh
Salam sejahtera bagi kita ...
Readmore
-
26-Jun-2015 09:07:33
Melihat bahwa kemandirian Serikat Pekerja adalah syarat mutlak dalam membangun ...
Readmore
-
Abdul Halim
26-Jun-2015 09:09:43
Menjadi aktivis Serikat Pekerja merupakan suatu pilihan. Ketika sudah menceburkan ...
Readmore
-
< >