KONSTITUEN FEDERASI
Serikat Pekerja Pertamina-Unit Pemasaran I (SPP-UPms I Medan)
Serikat Pekerja Pertamina Seluruh Indonesia UPms I Tanjung Uban (SPPSI UPms I Tanjung Uban)
Serikat Pekerja Kilang Minyak Putri Tujuh (SP KMPT) RU II Dumai
Serikat Pekerja Pertamina Pemasaran & Niaga (SP3N) Sumbagsel
Serikat Pekerja Pertamina (SPP) RU III Plaju
Serikat Pekerja Pertamina Seluruh Indonesia (SPPSI) Jakarta
Serikat Pekerja Pertamina Unit Pemasaran III (SPP-UPms III) Jakarta
Serikat Pekerja Forum Komunikasi Pekerja & Pelaut Aktif (SP FKPPA) Jakarta
Serikat Pekerja PERSADA IV Jateng & DIY
Serikat Pekerja Pertamina Balongan Bersatu (SP PBB)RU VI Balongan
Serikat Pekerja Pertamina Patra Wijaya Kusuma (SPP PWK) RU IV Cilacap
Serikat Pekerja Pertamina Sepuluh November (SPPSN) MOR V Surabaya
Serikat Pekerja Mathilda Balikpapan
Serikat Pekerja Pertamina Celebes UPms VII Makassar
Serikat Pekerja Pertamina Kawasan Timur Indonesia (SPP KTI) RU VII Kasim
Serikat Pekerja Mutiara Jayapura
Serikat Pekerja Pertamina Geothermal Energy Jakarta (SP PGE Jakarta)
Serikat Pekerja Pertamina EP Jakarta (SP PEP Jakarta)

FSPPB DAN DIRUT PERTAMINA TEKEN PKB UNTUK PERIODE 2019-2021

Jakarta, MinergyNews– Pada hariini, Senin (15/4) bertempat di Kantor Pusat PT Pertamina (Persero), DirekturUtama Pertamina, Nicke Widyawati dan Presiden Federasi Serikat PekerjaPertamina Bersatu (FSPPB) telah menyepakati untuk menandatangani suratPerjanjian Kerja Bersama (PKB) yang ke tujuh untuk periode 2019-2021.Dalam penandatanganan PKB ini turut disaksikan pihak Kementerian Tenaga Kerjadan Transmigrasi serta jajaran direksi Pertamina dan para pekerja.

Nickemengatakan, PKB ini menjadi menjadi pedoman serta sumber hukum bagi seluruhpekerja Pertamina dan pihak perusahaan dalam pelaksanaan pekerjaan yangdijalankan oleh para pekerja Pertamina.

“PKB ini sebagai mahakarya sekaligus komitmenbersama dari pekerja dan perusahaan,” ujar Nicke dalam sambutannya.

Nicke mengungkapkan, PKB ke tujuh ini merupakanbentuk artikulasi bersama antara Pertamina dan pekerjanya di dalammengapresiasi kiprah pekerja yang telah dilakukan.

“PKB harus dipandang adalah sebagai tool ofachievement. Saya harapkan seluruh pekerja Pertamina untuk terus berusahamenghadapi tantangan perusahaan,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, Nicke menyampaikan limapesan kepada para pekerja Pertamina. Pertama, agar dapat selalu meng-influenceseluruh pekerja agar dapat memberikan kinerja terbaiknya. Kedua, secara bersamaterus melakukan inovasi. Ketiga, secara bersama-sama juga dapat menjagaketenangan kerja di perusahaan. Ke empat, pekerja harus dapat menjaga marwahdan citra perusahaan. Dan yang terakhir, pekerja juga diharapkan turutmerumuskan corporate culture Pertamina.

Dikesempatan yang sama, Arie menegaskan komitmenpekerja dalam menjalankan segala aturan yang tertuang dalam PKB. Arie jugaberharap pihak perusahan juga konsisten melaksanakannya. “Pihak pekerja,direksi maupun Pemerintah harus melakukan monitoring terhadap pelaksanaan PKBini,” cetus Arie.

Selain itu, Arie menambahkan, ada sejumlah halpositif atau benefit yang diterima pekerja dari PKB yang penandatanganannyalebih cepat dari habisnya masa berlaku PKB ke enam yang baru akan selesai pada24 Mei 2019.

“Banyakyang lebih baik dari PKB sebelumnya. Benefitnya meningkat dari sebelumnya dalamhal yang diterima oleh pekerja. Soal aturan dalam pemberian sanksi juga lebihjelas dan rinci lagi,” katanya.

Namun, Arie mengungkapkan, ada juga beberapa catatandari pihak FSPPB atas PKB yang telah ditandatangani dan telah efektif berlakupada hari ini, Senin, 15 April 2019 ini. Arie menjelaskan masih ada aturan soalbatasan usia pensiun yang ingin diperpanjang dari 56 tahun menjadi 58 tahunyang belum masuk ke dalam PKB. Demikian juga soal pembinaan pekerja yaituaturan perbantuan pekerja dari dan ke anak perusahaan. Di mana selama ini barudiatur perbantuan pekerja dari induk perusahaan ke anak perusahaan, padahal dianak perusahaan juga banyak pekerja yang potensial bisa ditarik ke indukperusahaan.

“Catatan ini sebenarnya masuk dalam materiperundingan tapi belum cukup data dan materil untuk bisa diselesaikan dalamproses perundingan yang kemarin sehingga dua catatan itu dikeluarkan dan akandibahas tersendiri,”

Sumber : http://www.minergy-news.com/2019/04/15/fsppb-dan-dirut-pertamina-teken-pkb-untuk-periode-2019-2021/

16-Apr-2019 00:00:00
Dikirim Oleh : Administrator
SUARA AKTIVIS
Bambang RH
06-Jul-2015 07:43:57

BlOK MAHAKAM

Meski sudah 100% di katakan ...
Readmore

-
Rinson Gultom
30-Nov-1999 00:00:00

Sebagai Insan Pertamina yang bekerja di ...
Readmore

-
02-Jul-2015 08:15:22

Ditugaskan di Pertamina mau tidak mau, ...
Readmore

-
30-Jun-2015 06:51:10
FSPPB sebagai wadah bersatuanya Serikat Pekerja-Serikat Pekerja ...
Readmore
-
Adriwal
29-Jun-2015 08:58:46

Blok Mahakam adalah kepunyaan Bangsa Indonesia.

Untuk ...
Readmore

-
Noviandri
30-Nov-1999 00:00:00
Halo Aktivis
Assalamualaikum warohmatullohi wabarokatuh
Salam sejahtera bagi kita ...
Readmore
-
26-Jun-2015 09:07:33
Melihat bahwa kemandirian Serikat Pekerja adalah syarat mutlak dalam membangun ...
Readmore
-
Abdul Halim
26-Jun-2015 09:09:43
Menjadi aktivis Serikat Pekerja merupakan suatu pilihan. Ketika sudah menceburkan ...
Readmore
-
< >