KONSTITUEN FEDERASI
Serikat Pekerja Pertamina-Unit Pemasaran I (SPP-UPms I Medan)
Serikat Pekerja Pertamina Seluruh Indonesia UPms I Tanjung Uban (SPPSI UPms I Tanjung Uban)
Serikat Pekerja Kilang Minyak Putri Tujuh (SP KMPT) RU II Dumai
Serikat Pekerja Pertamina Pemasaran & Niaga (SP3N) Sumbagsel
Serikat Pekerja Pertamina (SPP) RU III Plaju
Serikat Pekerja Pertamina Seluruh Indonesia (SPPSI) Jakarta
Serikat Pekerja Pertamina Unit Pemasaran III (SPP-UPms III) Jakarta
Serikat Pekerja Forum Komunikasi Pekerja & Pelaut Aktif (SP FKPPA) Jakarta
Serikat Pekerja PERSADA IV Jateng & DIY
Serikat Pekerja Pertamina Balongan Bersatu (SP PBB)RU VI Balongan
Serikat Pekerja Pertamina Patra Wijaya Kusuma (SPP PWK) RU IV Cilacap
Serikat Pekerja Pertamina Sepuluh November (SPPSN) MOR V Surabaya
Serikat Pekerja Mathilda Balikpapan
Serikat Pekerja Pertamina Celebes UPms VII Makassar
Serikat Pekerja Pertamina Kawasan Timur Indonesia (SPP KTI) RU VII Kasim
Serikat Pekerja Mutiara Jayapura
Serikat Pekerja Pertamina Geothermal Energy Jakarta (SP PGE Jakarta)
Serikat Pekerja Pertamina EP Jakarta (SP PEP Jakarta)

PKB VI Serikat Pekerja dan Pertamina Diteken

Jakarta, Portonews.com – AkhirnyaPerjanjian Kerja Bersama (PKB) periode 2019 – 2021 selesai ditandatangani olehPT Pertamina (Persero) dengan Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu(FSPPB). PKB ini merupakan hasil kesepakatan bersama antara perusahaan denganFSPPB yang mendapat mandat dari 16 serikat pekerja dengan total jumlah anggotasebanyak 8.757 pekerja atau sekitar 67 persen dari total 12.930 pekerjaPertamina.

PenandatanganPKB Pertamina tersebut dilakukan Direktur Utama Pertamina, Nicke Widyawati danPresiden FSPPB, Arie Gumilar yang disaksikan Dirjen Pembinaan HubunganIndustrial & Jaminan Sosial Kementerian Ketenagakerjaan Haiyani Rumondangdi Kantor Pusat Pertamina, Senin 15 April 2019.

“SebetulnyaPKB yang ke VI juga masih tersisa sampai tanggal 24 Mei 20191. Namun karenakita telah selesai menyelesaikan proses perundingan yang lebih baik, lebihtepat waktu, lebih terukur hingga akhirnya kita bisa selesai lebih cepat untukperundingan PKB. Untuk hal yang baik tidak ada salahnya untuk lebihdipercepat,” kata Arie Gumilar pada sejumlah media, Senin (15/4/2019) diJakarta.

PembaruanPKB ini tentu lebih baik dari PKB sebelumnya. “Karena kita mendapatkan sesuatuyang lebih baik, ya jangan sampai ditunda-tunda penandatanganannya. WalaupunPKB sebelumnya masih berlaku hingga 24 Mei 2019,” tandasnya.

MenurutArie, terdapat benafit-benafit yang meningkat dari sebelumnya. “Seperti aturandalam pemberian sanksi itu lebih jelas lagi dan lebih rinci lagi. Juga dalamhal benafit yang diterima para pekerja juga ada peningkatan. Banyak hal yanglebih baik dari PKB sebelumnya,” tegasnya.

Diajuga mengutarakan, komitmen dari pekerja tidak terbatas pada hubunganindustrial tetapi lebih jauh lagi, yaitu menjaga kelangsungan bisnisperusahaan. “Kalau komitmen, karena ini sebuah kesepakatan para pihak, tentukami dari pekerja tetap komitmen terhadap apa yang sudah disekapati. Dan kamitetap akan kami kawal implementasinya supaya perusahaan juga sama-sama memegangkomitmen untuk mengimplementasikan apa-apa yang telah dituangkan dalam PKB,” terangArie.

Walaupundemikian, Arie mengakui terdapat catatan dari materi perundingan. Penyebabnyakarena belum cukup data dan materiil untuk bisa diselesaikan dalam prosesperundingan PKB. Sehingga dua catatan tersebut dikeluarkan dari prosesperundingan dan akan dibahas tersendiri oleh tim ad hoc, yang terdiri dari timperusahaan dan tim federasi.

Yangpertama adalah usulan untuk memperpanjang usia pensiun. Dari 56 tahun menjadi58 tahun. Kedua, proses pemilihan pekerja. Perbantuan dari dan ke anak perusahaan.Selama ini, lanjut Arie, yang sudah diatur adalah perbantuan dari perusahaan keanak perusahaan. “Belum ada aturan dari anak perusahaan ke induk perusahaan.Kita juga melihat di anak perusahaan juga ada talenta-talenta yang bisadiperbantukan ke perusahaan untuk mengisi jabatan-jabatan strategis ataujabatan tertentu di induk perusahaan,” paparnya.

Sementaraitu, Dikcy Firmansyah, Ketua Tim Perundingan dari FSPPB, menyatakan bahwa PKBini sudah direncanakan lebih dari 6 bulan lalu. “Seluruh prosesnya, dari mulaiverifikasi dan lainnya sesuai dengan jadwal. Kita sangat ketat soal jadwalkarena menjadi prioritas. Apalagi menjelang Pemilu. Kita mentargetkan selesaisebelum Pemilu, PKB sudah ditandatangani. Ini untuk menjaga agar kondisinyalebih kondusif,” katanya sembari mengimbuhkan bahwa penandatanganan PKB sebagaisatu capaian yang luar biasa karena ada sinergi antara serikat pekerja denganperusahaan.

SedangkanVice President Corporate Communication Pertamina Fajriyah Usman menjelaskankeberhasilan atas disepakatinya PKB ini tentunya merupakan bukti nyata yangtidak terbantahkan bahwa di Pertamina hubungan antara manajemen dengan pekerjadan seluruh serikat pekerja telah berjalan harmonis.

“Kamitelah melalui rangkaian panjang melalui tahapan yang terus mengalami perbaikandi Pertamina dan dilaksanakan secara konsisten sehingga PKB Pertamina daritahun ke tahun mengalami perbaikan yang sekaligus mencerminkan perbaikansituasi hubungan industrial di Pertamina,” katanya.

MenurutFajriyah, total waktu yang diperlukan hingga penandatangan PKB adalah 7 (tujuh)bulan yang selanjutnya akan menjadi siklus setiap dua tahunan sebagai komitmenketaatan Pertamina terhadap regulasi ketenagakerjaan sekaligus sebagai bagianpenting untuk membangun salah satu sarana mewujudkan hubungan industrial yangharmonis, dinamis dan berkeadilan di Pertamina.

Tahapanmenuju penandatangan PKB Pertamina dan Pekerja ini meliputi; verifikasikeanggotaan serikat pekerja, pra-perundingan, perundingan PKB, dan finalisasidraf. Proses yang dimulai sejak September 2018 – Maret 2019 berlangsungkondusif dan konstruktif, karena telah terciptanya kesepahaman sebelum memasukimeja perundingan serta adanya kesepakatan tema yaitu “Peran Strategis PekerjaDalam Menjaga Kelangsungan Bisnis Perusahaan”

 

Sumber : https://www.portonews.com/2019/laporan-utama/pkb-vi-serikat-pekerja-dan-pertamina-diteken/

16-Apr-2019 00:00:00
Dikirim Oleh : Administrator
SUARA AKTIVIS
Bambang RH
06-Jul-2015 07:43:57

BlOK MAHAKAM

Meski sudah 100% di katakan ...
Readmore

-
Rinson Gultom
30-Nov-1999 00:00:00

Sebagai Insan Pertamina yang bekerja di ...
Readmore

-
02-Jul-2015 08:15:22

Ditugaskan di Pertamina mau tidak mau, ...
Readmore

-
30-Jun-2015 06:51:10
FSPPB sebagai wadah bersatuanya Serikat Pekerja-Serikat Pekerja ...
Readmore
-
Adriwal
29-Jun-2015 08:58:46

Blok Mahakam adalah kepunyaan Bangsa Indonesia.

Untuk ...
Readmore

-
Noviandri
30-Nov-1999 00:00:00
Halo Aktivis
Assalamualaikum warohmatullohi wabarokatuh
Salam sejahtera bagi kita ...
Readmore
-
26-Jun-2015 09:07:33
Melihat bahwa kemandirian Serikat Pekerja adalah syarat mutlak dalam membangun ...
Readmore
-
Abdul Halim
26-Jun-2015 09:09:43
Menjadi aktivis Serikat Pekerja merupakan suatu pilihan. Ketika sudah menceburkan ...
Readmore
-
< >