KONSTITUEN FEDERASI
Serikat Pekerja Pertamina-Unit Pemasaran I (SPP-UPms I Medan)
Serikat Pekerja Pertamina Seluruh Indonesia UPms I Tanjung Uban (SPPSI UPms I Tanjung Uban)
Serikat Pekerja Kilang Minyak Putri Tujuh (SP KMPT) RU II Dumai
Serikat Pekerja Pertamina Pemasaran & Niaga (SP3N) Sumbagsel
Serikat Pekerja Pertamina (SPP) RU III Plaju
Serikat Pekerja Pertamina Seluruh Indonesia (SPPSI) Jakarta
Serikat Pekerja Pertamina Unit Pemasaran III (SPP-UPms III) Jakarta
Serikat Pekerja Forum Komunikasi Pekerja & Pelaut Aktif (SP FKPPA) Jakarta
Serikat Pekerja PERSADA IV Jateng & DIY
Serikat Pekerja Pertamina Balongan Bersatu (SP PBB)RU VI Balongan
Serikat Pekerja Pertamina Patra Wijaya Kusuma (SPP PWK) RU IV Cilacap
Serikat Pekerja Pertamina Sepuluh November (SPPSN) MOR V Surabaya
Serikat Pekerja Mathilda Balikpapan
Serikat Pekerja Pertamina Celebes UPms VII Makassar
Serikat Pekerja Pertamina Kawasan Timur Indonesia (SPP KTI) RU VII Kasim
Serikat Pekerja Mutiara Jayapura
Serikat Pekerja Pertamina Geothermal Energy Jakarta (SP PGE Jakarta)
Serikat Pekerja Pertamina EP Jakarta (SP PEP Jakarta)

Presiden Diminta Pertimbangkan Lagi Rencana Rombak Direksi Pertamina

Jakarta,Portonews.com – PTPertamina (Persero) menjadi satu-satunya perusahaan Indonesia yang masuk dalamdaftar Fortune Global 500 2019. Karena itu, sudah selayaknya bila BUMN energiini dipimpin oleh orang-orang atau pejabat karier dan orang-orang yang memilikilatarbelakang minyak dan gas bumi (migas). “Jangan orang yang tidak jelasbackgroundnya ditunjuk memimpin Pertamina,” kata Marwan Batubara, DirekturEksekutif IRESS, dalam diskusi dengan awak media terkait isu perombakan direksiPertamina, pada Senin (18/11/2019) di Jakarta. Timbul kekhawatiran orang yangtidak jelas backgroundnya yang bakal menempati posisi strategis di perusahaanplat merah tersebut.

Jamakdiketahui, dua pekan belakangan ini publik dikejutkan oleh pemanggilan BasukiTjahaya Purnama alias Ahok ke kantor Kementerian Badan Usaha Milik Negara(BUMN). Santer terdengar, mantan Gubernur DKI Jakarta ini diplot untuk mengisiposisi strategis di Pertamina.

Pertaminaadalah milik negara, Pertamina milik rakyat dan Pertamina Badan Usaha MilikNegara yang menguasai hajat hidup orang banyak. Oleh karena itu, lanjut Marwan,setiap tindakan ataupun upaya-upaya yang akan menghambat keberlangsungan sertamerusak citra postif Pertamina yang telah terbangun selama ini tentu akanmendapat perlawanan serius dari seluruh rakyat Indonesia.

Marwanmengatakan bahwa perombakan direksi adalah hal yang wajar. Tetapi soal siapayang akan menduduki jajaran direksi memerlukan sebuah pertimbangan dankeberhati-hatian, karena menyangkut keberlangsungan sebuah BUMN yang menguasaihajat hidup orang banyak.

“Jadi,kalau kita melarang saudara Basuki Tjahaya Purnama alias Ahok masuk Pertaminasebagai Direktur Utama atau Komisaris Utama Pertamina, bukan karena faktorkebencian atau rasa dendam, tetapi lebih karena mempertimbangkan kepentinganrakyat, terutama kaitannya dengan ketahanan energi nasional,” katanya.

Hal senadajuga diutarakan Sofyano Zakaria, Direktur Eksekutif Pusat Studi KebijakanPublik (PUSKEPI). Dia mengatakan bahwa Pertamina adalah sebuah BUMN yang sangatstrategis berkaitan langsung dengan hajat hidup rakyat.

“Pertaminasebagai BUMN “rakyat” harus dipimpin oleh figur yang tak beresistensi besarterhadap masyarakat luas,” katanya. Selama ini pengangkatan pimpinan Pertaminabaik Direktur Utama dan Komisaris Utamanya tidak pernah mendapat reaksi pro dankontra dari masyarakat luas. Ini pertanda figur tersebut nyaris zeroresistence.

Tapi kaliini terjadi pro-kontra yang sangat keras. “Pro dan kontra timbul dan berkaitandengan pandangan dan “perasaan” publik karena itu Pemerintah sangat perlu memperhatikanhal ini. Pemerintah perlu menyikapi soal “perasaan dan sikap“ masyarakatkhususnya terhadap calon pimpinan pada BUMN besar yang berkaitan langsungdengan hajat hidup masyarakat luas,” kata Sofyano. Karena jika masalah tersebuttidak menjadi perhatian maka ini berpotensi menimbulkan masalah yang bisamembuat BUMN Pertamina tidak mulus keberadaannya.

MenurutSofyano, sekecil apapun sikap kontra terhadap figur pimpinan Pertaminaberpotensi menjadi masalah yang dapat merugikan Pertamina termasuk Pemerintah.
Karenanya, lanjut Sofyano, Pemerintah perlu memperhatikan hal ini agar perandan keberadaan Pertamina yang menjalankan “misi” Pemerintah dapat berjalanmulus.

Baik Marwan Batubaramengatakan bahwa Ahok saat ini masih tersandung kasus korupsi yang belumdigubris oleh KPK. Setidaknya ada dua alat bukti yang meyakinkan Ahok korupsi,yaitu kasus Rumah Sakit Sumber Waras dan kasus reklamasi.

“Dari duakasus diatas sudah cukup untuk alat bukti. ‘Kan, minimal dua alat bukti makakasus tersebut akan doproses pertama RS Sumber Waras dan kedua kasus reklamasi.Alat bukti sudah lebih dari cukup. Tapi tetap aja disebut bahwa Ahok tidakterbukti melakukan niat jahat. Ini menjadi preseden buruk ya karena saatketangkap semua orang bisa bilang alasan bahwa tidak ada niat jahat,” kataMarwan Batubara.

Sumber : https://www.portonews.com/2019/bumn/presiden-diminta-pertimbangkan-lagi-rencana-rombak-direksi-pertamina/

19-Nov-2019 00:00:00
Dikirim Oleh : Administrator
SUARA AKTIVIS
Bambang RH
06-Jul-2015 07:43:57

BlOK MAHAKAM

Meski sudah 100% di katakan ...
Readmore

-
Rinson Gultom
30-Nov-1999 00:00:00

Sebagai Insan Pertamina yang bekerja di ...
Readmore

-
02-Jul-2015 08:15:22

Ditugaskan di Pertamina mau tidak mau, ...
Readmore

-
30-Jun-2015 06:51:10
FSPPB sebagai wadah bersatuanya Serikat Pekerja-Serikat Pekerja ...
Readmore
-
Adriwal
29-Jun-2015 08:58:46

Blok Mahakam adalah kepunyaan Bangsa Indonesia.

Untuk ...
Readmore

-
Noviandri
30-Nov-1999 00:00:00
Halo Aktivis
Assalamualaikum warohmatullohi wabarokatuh
Salam sejahtera bagi kita ...
Readmore
-
26-Jun-2015 09:07:33
Melihat bahwa kemandirian Serikat Pekerja adalah syarat mutlak dalam membangun ...
Readmore
-
Abdul Halim
26-Jun-2015 09:09:43
Menjadi aktivis Serikat Pekerja merupakan suatu pilihan. Ketika sudah menceburkan ...
Readmore
-
< >

Selamat Datang

website ini telah dikunjungi

636

kali