KONSTITUEN FEDERASI
Serikat Pekerja Pertamina-Unit Pemasaran I (SPP-UPms I Medan)
Serikat Pekerja Pertamina Seluruh Indonesia UPms I Tanjung Uban (SPPSI UPms I Tanjung Uban)
Serikat Pekerja Kilang Minyak Putri Tujuh (SP KMPT) RU II Dumai
Serikat Pekerja Pertamina Pemasaran & Niaga (SP3N) Sumbagsel
Serikat Pekerja Pertamina (SPP) RU III Plaju
Serikat Pekerja Pertamina Seluruh Indonesia (SPPSI) Jakarta
Serikat Pekerja Pertamina Unit Pemasaran III (SPP-UPms III) Jakarta
Serikat Pekerja Forum Komunikasi Pekerja & Pelaut Aktif (SP FKPPA) Jakarta
Serikat Pekerja PERSADA IV Jateng & DIY
Serikat Pekerja Pertamina Balongan Bersatu (SP PBB)RU VI Balongan
Serikat Pekerja Pertamina Patra Wijaya Kusuma (SPP PWK) RU IV Cilacap
Serikat Pekerja Pertamina Sepuluh November (SPPSN) MOR V Surabaya
Serikat Pekerja Mathilda Balikpapan
Serikat Pekerja Pertamina Celebes UPms VII Makassar
Serikat Pekerja Pertamina Kawasan Timur Indonesia (SPP KTI) RU VII Kasim
Serikat Pekerja Mutiara Jayapura
Serikat Pekerja Pertamina Geothermal Energy Jakarta (SP PGE Jakarta)
Serikat Pekerja Pertamina EP Jakarta (SP PEP Jakarta)

Harga Avtur Pertamina Mahal, FSPPB: Menhub dan Menko Kemaritiman Bicara Tanpa Data

petroenergy.id,Jakarta – MenkoKemaritiman dan Investasi bersama Menteri Perhubungan sepakat akan memasukankompetitor Pertamina dalam penjualan avtur yang bertujuan untuk menurunkanharga avtur Pertamina yang selama ini berdapak pada mahalnya harga tiketpesawat.

Federasi SerikatPekerja Pertamina Bersatu (FSPPB) menyampaikan bahwa Menko Kemaritiman danInvestasi dan Menteri Perhubungan bicara tidak berdasar data, akan tetapi hanyamembandingkan harga jual avtur dengan negara tetangga.

“Menko Kemaritiman danMenteri Perhubungan bicara tidak berdasarkan data melaikan  denganmenggunakan tolak ukur harga jual negeri tetangga dengan mengambinghitamkantingginya harga avtur Pertamina,” demikian keterangan tertulis Presiden FSPPB,Arie Gumilar di Jakarta, Senin (9/12/2019).

Oleh karena itu,Presiden FSPPB menghimbau agar Menteri Perhubungan dan Menko Kemaritimam danInvestasi untuk memperhatikan Formula tentang harga dasar avtur Pertamina yangdiatur oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

“Semestinya, keduaMenteri itu memperhatikan Formula yang dikeluarkan Kementrian ESDM (Kepmen ESDMNo. 17/K/10/MEM/2019 tanggal 1 Februari 2019) sebelum menuding tingginya hargatersebut karena monopoli Pertamina,” tandas Presiden FSPPB pula.

Berdasarkan data,harga avtur Pertamina lebih rendah dibandingakan dengan harga avtur di luarnegeri. “Sehingga pernyataan Menteri Kordinator Kemaritiman dan Investasi danMenteri Perhubungan dalam kabinet Indonesia Maju 2019-2024, masih perlu diklarifikasi lebih lanjut,” demikian Presiden FSPPB, Arie Gumilar. (Mul)

 

Sumber : http://petroenergy.id/article/harga-avtur-pertamina-mahal-fsppb-menhub-dan-menko-kemaritiman-bicara-tanpa-data?c=energy

11-Dec-2019 00:00:00
Dikirim Oleh : Administrator
SUARA AKTIVIS
Bambang RH
06-Jul-2015 07:43:57

BlOK MAHAKAM

Meski sudah 100% di katakan ...
Readmore

-
Rinson Gultom
30-Nov-1999 00:00:00

Sebagai Insan Pertamina yang bekerja di ...
Readmore

-
02-Jul-2015 08:15:22

Ditugaskan di Pertamina mau tidak mau, ...
Readmore

-
30-Jun-2015 06:51:10
FSPPB sebagai wadah bersatuanya Serikat Pekerja-Serikat Pekerja ...
Readmore
-
Adriwal
29-Jun-2015 08:58:46

Blok Mahakam adalah kepunyaan Bangsa Indonesia.

Untuk ...
Readmore

-
Noviandri
30-Nov-1999 00:00:00
Halo Aktivis
Assalamualaikum warohmatullohi wabarokatuh
Salam sejahtera bagi kita ...
Readmore
-
26-Jun-2015 09:07:33
Melihat bahwa kemandirian Serikat Pekerja adalah syarat mutlak dalam membangun ...
Readmore
-
Abdul Halim
26-Jun-2015 09:09:43
Menjadi aktivis Serikat Pekerja merupakan suatu pilihan. Ketika sudah menceburkan ...
Readmore
-
< >

Selamat Datang

website ini telah dikunjungi

6590

kali