KONSTITUEN FEDERASI
Serikat Pekerja Pertamina-Unit Pemasaran I (SPP-UPms I Medan)
Serikat Pekerja Pertamina Seluruh Indonesia UPms I Tanjung Uban (SPPSI UPms I Tanjung Uban)
Serikat Pekerja Kilang Minyak Putri Tujuh (SP KMPT) RU II Dumai
Serikat Pekerja Pertamina Pemasaran & Niaga (SP3N) Sumbagsel
Serikat Pekerja Pertamina (SPP) RU III Plaju
Serikat Pekerja Pertamina Seluruh Indonesia (SPPSI) Jakarta
Serikat Pekerja Pertamina Unit Pemasaran III (SPP-UPms III) Jakarta
Serikat Pekerja Forum Komunikasi Pekerja & Pelaut Aktif (SP FKPPA) Jakarta
Serikat Pekerja PERSADA IV Jateng & DIY
Serikat Pekerja Pertamina Balongan Bersatu (SP PBB)RU VI Balongan
Serikat Pekerja Pertamina Patra Wijaya Kusuma (SPP PWK) RU IV Cilacap
Serikat Pekerja Pertamina Sepuluh November (SPPSN) MOR V Surabaya
Serikat Pekerja Mathilda Balikpapan
Serikat Pekerja Pertamina Celebes UPms VII Makassar
Serikat Pekerja Pertamina Kawasan Timur Indonesia (SPP KTI) RU VII Kasim
Serikat Pekerja Mutiara Jayapura
Serikat Pekerja Pertamina Geothermal Energy Jakarta (SP PGE Jakarta)
Serikat Pekerja Pertamina EP Jakarta (SP PEP Jakarta)

Jangan-jangan Ahok Bukan Berantas Tapi Nambah Mafia Migas?

Pemerintah menugaskan Ahok sebagaiKomisaris Utama PT Pertamina (Persero) denga tugas khusus: membongkar mafiamigas hingga ke akar-akarnya

Jakarta,Portonews.com – Sejatinya tanpa harusmenunggu harga minyak dunia turun, bila mafia minyak dan gas bumi (Migas) sudahbisa ditangkap, maka harga Bahan Bakar Minyak (BBM) untuk masyarakat bisaturun. Pasalnya, dengan tertangkap sekaligus terbongkarnya jaringan mafia migasakan membawa dampak efisiensi. Demikian ditegaskan oleh Presiden FederasiSerikat Pekerja Pertamina Bersatu (FSPPB) dalam acara Bisik Onlie bertajuk ApaKabar Energi di Tengah Pandemi? pada Kamis malam (30/4/2020) lewat kanal mediasosial.

Kenyataannya harga minyak duniaturun tetapi harga BBM pun belum turun. “Jangan-jangan kehadiran Bapak BasukiTjahaya Purnama atau Ahok bukan memberantas mafia migas malah menambah mafiamigas,” tanya Arie, yang kemudian disertai tawa lepas oleh Saiful Muhjab, sangpemandu acara Bisik Online.

Jamak diketahui, Pemerintahmenugaskan Ahok sebagai Komisaris Utama (Komut) PT Pertamina (Persero) dengansalah satu tugas khusus: membongkar mafia migas sampai ke akar-akarnya.

Karena amanah suci plus sakraltersebut, pihak SP Pertamina memahaminya. “Pada akhirnya kami harus memahamiapa yang diputuskan pemerintah terkait kehadiran Bapak Basuki Tjahaya Purnamasebagai Komut Pertamina. Salah satu tugas yang diembannya adalah membongkarmafia migas. Kita juga masih menunggu sih. Sebetulnya mafia migas mana yangditangkap,” papar Arie. Padahal Ahok telah memasuki 6 bulan di Pertamina.

Menurut Arie, pihak Pertaminamempunyai prinsip keterbukaan akses informasi. Sehingga bukan hanya pihak-pihaktertentu saja yang bisa mengawasi.

“Semua masyarakat pun bisamengawasi. Ada call centre Pertamina dan pengaduan westle blower system (WBS)bila ada indikasi penyelewengan.

“Mafia bisa dikatakan sebagaipenjahat. Yang membuka peluang adanya proses mafia salah satunya adalahketerlambatan pembangunan kilang,” ungkapnya.

Dia menyatakan, selama 20 tahunlebih, Pertamina tidak membangun kilang baru. Menurutnya, harga BBM yangdiproduksi kilang Pertamina kalah bersaing dengan kilang-kilang modern yang adadi luar.

“Pada akhirnya bisa jadi hargaproduk BBM yang diproduksi Pertamina bisa lebih mahal dari BBM yang tersedia dipasar internasional. Bisa dibayangkan, hingga kini Pertamina masihmengoperasikan kilang yang dibangun pada tahun 1927. Kalau masih mengoperasikankilang yang dibangun tahun 1927, bisa dibayangkan bagaimana dan berapa tingkatefisiensinya. Atau bisa dilihat dari nilsen operation index Pertamina yangmasih rendah dibandingkan kilang-kilang luar, yang kompleksitas indexoperationnya sudah tinggi,” papar Arie.

Disamping itu, lanjut Arie, adanyadisparitas harga tersebut memunculkan peluang opsi antara beli atauproduksi/bikin sendiri. “Ketika ada opsi beli, siapa yang beli. Di situlah adapemainnya,” tengarai Arie.

Karena itu, imbuhnya, RDMP (RefineryDevelopment Master Plan) menjadi salah satu kebijakan strategis nasional.Walaupun dalam masa Covid-19 tetapi masih tetap berjalan karena proyek tersebutjuga menjadi salah satu upaya meminimalisir peran mafia migas.

 

Sumber :https://www.portonews.com/2020/laporan-utama/jangan-jangan-ahok-bukan-berantas-tapi-nambah-mafia-migas/

02-May-2020 00:00:00
Dikirim Oleh : Administrator
SUARA AKTIVIS
Bambang RH
06-Jul-2015 07:43:57

BlOK MAHAKAM

Meski sudah 100% di katakan ...
Readmore

-
Rinson Gultom
30-Nov-1999 00:00:00

Sebagai Insan Pertamina yang bekerja di ...
Readmore

-
02-Jul-2015 08:15:22

Ditugaskan di Pertamina mau tidak mau, ...
Readmore

-
30-Jun-2015 06:51:10
FSPPB sebagai wadah bersatuanya Serikat Pekerja-Serikat Pekerja ...
Readmore
-
Adriwal
29-Jun-2015 08:58:46

Blok Mahakam adalah kepunyaan Bangsa Indonesia.

Untuk ...
Readmore

-
Noviandri
30-Nov-1999 00:00:00
Halo Aktivis
Assalamualaikum warohmatullohi wabarokatuh
Salam sejahtera bagi kita ...
Readmore
-
26-Jun-2015 09:07:33
Melihat bahwa kemandirian Serikat Pekerja adalah syarat mutlak dalam membangun ...
Readmore
-
Abdul Halim
26-Jun-2015 09:09:43
Menjadi aktivis Serikat Pekerja merupakan suatu pilihan. Ketika sudah menceburkan ...
Readmore
-
< >

Selamat Datang

website ini telah dikunjungi

1604

kali