KONSTITUEN FEDERASI
Serikat Pekerja Pertamina-Unit Pemasaran I (SPP-UPms I Medan)
Serikat Pekerja Pertamina Seluruh Indonesia UPms I Tanjung Uban (SPPSI UPms I Tanjung Uban)
Serikat Pekerja Kilang Minyak Putri Tujuh (SP KMPT) RU II Dumai
Serikat Pekerja Pertamina Pemasaran & Niaga (SP3N) Sumbagsel
Serikat Pekerja Pertamina (SPP) RU III Plaju
Serikat Pekerja Pertamina Seluruh Indonesia (SPPSI) Jakarta
Serikat Pekerja Pertamina Unit Pemasaran III (SPP-UPms III) Jakarta
Serikat Pekerja Forum Komunikasi Pekerja & Pelaut Aktif (SP FKPPA) Jakarta
Serikat Pekerja PERSADA IV Jateng & DIY
Serikat Pekerja Pertamina Balongan Bersatu (SP PBB)RU VI Balongan
Serikat Pekerja Pertamina Patra Wijaya Kusuma (SPP PWK) RU IV Cilacap
Serikat Pekerja Pertamina Sepuluh November (SPPSN) MOR V Surabaya
Serikat Pekerja Mathilda Balikpapan
Serikat Pekerja Pertamina Celebes UPms VII Makassar
Serikat Pekerja Pertamina Kawasan Timur Indonesia (SPP KTI) RU VII Kasim
Serikat Pekerja Mutiara Jayapura
Serikat Pekerja Pertamina Geothermal Energy Jakarta (SP PGE Jakarta)
Serikat Pekerja Pertamina EP Jakarta (SP PEP Jakarta)

Pekerja Pertamina Siap Jalankan Skenario New Normal BUMN, Tapi Ada Syaratnya

OFFSHORE Indonesia - Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu (FSPPB) mengaku siap menjalankan skenario new normal yang dicanangkan Kementerian BUMN. Kesiapan itu merupakan bentuk tanggung jawab pekerja Pertamina sebagai salah satu pilar penopang kedaulatan energi nasional.

Namun begitu, tetap ada hal prinsip yang tetap wajib diperhatikan manajemen jika ingin menerapkan new normal. Yakni jaminan keselamatan dan kesehatan (HSE) selama bekerja merupakan harga mati. 

“Tentunya dengan pekerjaan yang harus menjamin bahwa pekerja ini terlindungi walaupun harus menjalankan new normal,” tandas Presiden FSPPB Arie Gumilar.

Hal itu dikatakan Arie saat menggelar bincang santai bersama para wartawan via zoom, tepat di malam takbiran, Sabtu (23/5/2020).

Sejauh ini, sambung Arie, belum ada pembicaraan antara manajemen Pertamina dengan FSPPB terkait penerapan new normal. Sehingga bisa dipahami, konsep new normal yang diwacanakan Menteri BUMN Erick Thohir tersebut masih sebatas skenario yang teknis pelaksanaannya masih terus digodok.

Apabila konsep new normal nantinya bakal diterapkan di Pertamina, ada syarat yang harus lebih dulu dipenuhi. Yakni harus lebih dulu mendapat persetujuan para pekerja.

“Karena hal-hal yang terkait dengan hal tersebut sudah diatur dalam kegiatan hubungan industrial, yakni perjanjian kerja bersama dengan direksi,” ujar Arie.

Sumber : https://www.offshoreindonesia.com/read/449/Pekerja-Pertamina-Siap-Jalankan-Skenario-New-Normal-BUMN-Tapi-Ada-Syaratnya

25-May-2020 00:00:00
Dikirim Oleh : Administrator
SUARA AKTIVIS
Bambang RH
06-Jul-2015 07:43:57

BlOK MAHAKAM

Meski sudah 100% di katakan ...
Readmore

-
Rinson Gultom
30-Nov-1999 00:00:00

Sebagai Insan Pertamina yang bekerja di ...
Readmore

-
02-Jul-2015 08:15:22

Ditugaskan di Pertamina mau tidak mau, ...
Readmore

-
30-Jun-2015 06:51:10
FSPPB sebagai wadah bersatuanya Serikat Pekerja-Serikat Pekerja ...
Readmore
-
Adriwal
29-Jun-2015 08:58:46

Blok Mahakam adalah kepunyaan Bangsa Indonesia.

Untuk ...
Readmore

-
Noviandri
30-Nov-1999 00:00:00
Halo Aktivis
Assalamualaikum warohmatullohi wabarokatuh
Salam sejahtera bagi kita ...
Readmore
-
26-Jun-2015 09:07:33
Melihat bahwa kemandirian Serikat Pekerja adalah syarat mutlak dalam membangun ...
Readmore
-
Abdul Halim
26-Jun-2015 09:09:43
Menjadi aktivis Serikat Pekerja merupakan suatu pilihan. Ketika sudah menceburkan ...
Readmore
-
< >

Selamat Datang

website ini telah dikunjungi

3169

kali