KONSTITUEN FEDERASI
Serikat Pekerja Pertamina-Unit Pemasaran I (SPP-UPms I Medan)
Serikat Pekerja Pertamina Seluruh Indonesia UPms I Tanjung Uban (SPPSI UPms I Tanjung Uban)
Serikat Pekerja Kilang Minyak Putri Tujuh (SP KMPT) RU II Dumai
Serikat Pekerja Pertamina Pemasaran & Niaga (SP3N) Sumbagsel
Serikat Pekerja Pertamina (SPP) RU III Plaju
Serikat Pekerja Pertamina Seluruh Indonesia (SPPSI) Jakarta
Serikat Pekerja Pertamina Unit Pemasaran III (SPP-UPms III) Jakarta
Serikat Pekerja Forum Komunikasi Pekerja & Pelaut Aktif (SP FKPPA) Jakarta
Serikat Pekerja PERSADA IV Jateng & DIY
Serikat Pekerja Pertamina Balongan Bersatu (SP PBB)RU VI Balongan
Serikat Pekerja Pertamina Patra Wijaya Kusuma (SPP PWK) RU IV Cilacap
Serikat Pekerja Pertamina Sepuluh November (SPPSN) MOR V Surabaya
Serikat Pekerja Mathilda Balikpapan
Serikat Pekerja Pertamina Celebes UPms VII Makassar
Serikat Pekerja Pertamina Kawasan Timur Indonesia (SPP KTI) RU VII Kasim
Serikat Pekerja Mutiara Jayapura
Serikat Pekerja Pertamina Geothermal Energy Jakarta (SP PGE Jakarta)
Serikat Pekerja Pertamina EP Jakarta (SP PEP Jakarta)

FSPPB Dukung Ketahanan Energi dan Kedaulatan Energi Tanpa Asing

Federasi Serikat PekerjaPertamina Bersatu (FSPPB) menilai proyek pengembangan kilang minyak RefineryDevelopment Master Plan (RDMP) di Kilang Cilacap PT Pertamina (Persero) bersamaSaudi Aramco dengan skema Joint Venture (JV) akan merugikan negara. Hal tersebut dikemukakanPresiden FSPPB Noviandri dalam keterangan persnya di Kantor Pusat Pertamina,Jakarta, Selasa (27/12). Sebelumnya, PT Pertamina(Persero) telah menyepakati pengembangan kilang minyak Refinery DevelopmentMaster Plan (RDMP) di Kilang Cilacap bersama Saudi Aramco dengan skema JointVenture (JV), Kamis 22 Desember 2016. Menurut Nooviandri, PTPertamina telah terbukti memiliki kemampuan untuk melakukan RDMP sendiriseperti RDMP di Balikpapan dimana RDMP ini dibiayai sendiri oleh Pertaminatanpa melakukan Joint Venture dengan perusahaan lainnya. Ini suatu langkah yangtepat, FSPPB mendukung karena RDMP bagian membangun kilang Pertamina untukmemenuhi kapasitas kilang Pertamina tahun 2025 yang semakin besar, hampir 2juta barel per hari. Dan kilang baru untuk mengurangi ketergantungan imporsehingga ketahanan energi dan kedaulatan energi ada di tangan anak bangsa yangdikelola oleh Pertamina. Meski biaya RDMP KilangCilacap memakan biaya US$ 5 miliar, FSPPB mendorong RDMP Kilang Cilacapdibiayai sendiri. “Kami mengkhawatirkan JV takberdampak baik pada Kilang. Apabila tetap dilaksanakan JV ini yang tak adabatas waktu maka selama Kilang Cilacap terus beroperasi maka hasilnya akanberbagi dengan asing.” ucap Noviandri. Sekjen FSPBB, Arie Gumilarmenyatakan FSPPB tidak menolak RDMP tapi yang ditolak adalah sistem pendanaanRDMP dengan menggunakan JV. “Kami mengharapkan seluruh RDMP dibiayai dandikelola Pertamina 100% sehingga tak ada campur tangan asing dalam pengelolaankilang pertamina saat ini,” katanya. Pertamina sebagai badanusaha Milik Negara (BUMN) yang bertugas dan bertanggungjawab mengelolaketahanan energi di Negara Kesatuan Republik Indonesia dari sektor hulu hinggahilir minyak dan gas bumi indonesia sesuai UUD RI Tahun 1945 PasaI 33 untukdigunakan sebesar-besarnya bagi kemakmuran rakyat. Presiden FSPPB Noviandrimenyayangkan jika program yang bagus ini harus dijalankan dengan sistem JointVenture dengan perusahaan asing. PT Pertamina (Persero) khususnya DirektoratPengolahan berusaha agar pemenuhan konsumsi BBM dalam negeri seluruhnya berasaldari Kilang Minyak sendiri (agar tidak impor BBM Iagi) adaIah denganmengimplementasikan Program RDMP (Refinery Development Master Plan) yang saatini cukup baik. Federasi Serikat PekerjaPertamina Bersatu (FSPPB) yang menaungi 19 (sembilan belas) Serikat Pekerjayang berada di Pertamina seluruh Indonesia, mendorong agar Perusahaan danPemerintah dapat mengimplementasikan secara nyata ketahanan energi dankedaulatan energi menuju kedaulatan negara, sesuai dengan 3 (tiga) konseppembangunan Indonesia yaitu berdaulat secara politik, berdikari secara ekonomidan berkepribadian secara sosiai budaya. Sumber : http://id.beritasatu.com/home/fsppb-dukung-ketahanan-energi-dan-kedaulatan-energi-tanpa-asing/154640
09-Jan-2017 00:00:00
Dikirim Oleh : Administrator
SUARA AKTIVIS
Bambang RH
06-Jul-2015 07:43:57

BlOK MAHAKAM

Meski sudah 100% di katakan ...
Readmore

-
Rinson Gultom
30-Nov-1999 00:00:00

Sebagai Insan Pertamina yang bekerja di ...
Readmore

-
Ibnu Wibisono
02-Jul-2015 08:15:22

Ditugaskan di Pertamina mau tidak mau, ...
Readmore

-
30-Jun-2015 06:51:10
FSPPB sebagai wadah bersatuanya Serikat Pekerja-Serikat Pekerja ...
Readmore
-
Adriwal
29-Jun-2015 08:58:46

Blok Mahakam adalah kepunyaan Bangsa Indonesia.

Untuk ...
Readmore

-
Noviandri
30-Nov-1999 00:00:00
Halo Aktivis
Assalamualaikum warohmatullohi wabarokatuh
Salam sejahtera bagi kita ...
Readmore
-
26-Jun-2015 09:07:33
Melihat bahwa kemandirian Serikat Pekerja adalah syarat mutlak dalam membangun ...
Readmore
-
Abdul Halim
26-Jun-2015 09:09:43
Menjadi aktivis Serikat Pekerja merupakan suatu pilihan. Ketika sudah menceburkan ...
Readmore
-
< >