KONSTITUEN FEDERASI
Serikat Pekerja Pertamina-Unit Pemasaran I (SPP-UPms I Medan)
Serikat Pekerja Pertamina Seluruh Indonesia UPms I Tanjung Uban (SPPSI UPms I Tanjung Uban)
Serikat Pekerja Kilang Minyak Putri Tujuh (SP KMPT) RU II Dumai
Serikat Pekerja Pertamina Pemasaran & Niaga (SP3N) Sumbagsel
Serikat Pekerja Pertamina (SPP) RU III Plaju
Serikat Pekerja Pertamina Seluruh Indonesia (SPPSI) Jakarta
Serikat Pekerja Pertamina Unit Pemasaran III (SPP-UPms III) Jakarta
Serikat Pekerja Forum Komunikasi Pekerja & Pelaut Aktif (SP FKPPA) Jakarta
Serikat Pekerja PERSADA IV Jateng & DIY
Serikat Pekerja Pertamina Balongan Bersatu (SP PBB)RU VI Balongan
Serikat Pekerja Pertamina Patra Wijaya Kusuma (SPP PWK) RU IV Cilacap
Serikat Pekerja Pertamina Sepuluh November (SPPSN) MOR V Surabaya
Serikat Pekerja Mathilda Balikpapan
Serikat Pekerja Pertamina Celebes UPms VII Makassar
Serikat Pekerja Pertamina Kawasan Timur Indonesia (SPP KTI) RU VII Kasim
Serikat Pekerja Mutiara Jayapura
Serikat Pekerja Pertamina Geothermal Energy Jakarta (SP PGE Jakarta)
Serikat Pekerja Pertamina EP Jakarta (SP PEP Jakarta)

Pertamina Tandatangani MoU Dengan Tiga Mitra Strategis Untuk Upgrade Lima Kilang di Indonesia

PT Pertamina (Persero) hari ini menandatangani empat Nota Kesepahaman dengan tigaperusahaan minyak dan gas global yang terkemuka untuk kerjasama peningkatankapasitas dan upgrade lima kilang terpilihdi Indonesia melalui konsepRefining Development Master Plan (RDMP). Ekspansidan upgrade kilang-kilang tersebutdiperkirakan memerlukan investasi yang signifikan, yaitu sekitar $25 miliarselama sepuluh tahun ke depan. Rencana upgrade kilang adalah bagian dari inisiatif Pertamina untukmenjamin keamanan energi jangka panjang untuk Indonesia. RDMP adalah suatulangkah untuk memastikan bahwa Indonesiamemiliki kapasitas pengolahan yang cukup untuk memenuhi permintaan produk bahanbakar dan petrokimia dalam negeri yang terus tumbuh. Partner strategis jugaakan mendapatkan akses ke pasar Indonesia yang berkembang pesat. Proyek-proyekini diharapkan dapat melipatgandakan kapasitas produksi kilang sekaligus turutmenjaga lingkungan melalui produksi bahan bakar pada Euro IV spesifikasiuntuk standar kandungan sulfur dan emisi. Hal ini dapat diwujudkan melaluipeningkatan kompleksitas kilang untuk meningkatkan hasil produksi bahan bakarutama, dan pelipatgandaan kapasitas unit pengolahan minyak mentah (CDU) dari820.000 barrel per hari (bph) menjadi 1,680 juta bph. Secara khusus, produksibensin akan meningkat sebanyak 3,3 kali lipat dari 190.000 bph menjadi 630 bph,produksi diesel akan meningkat sebanyak 2,4 kali dari 320.000 bph menjadi770.000 bph, dan produksi bahan bakar avtur akan meningkat dari 50.000 bph menjadi 120.000 bph dimana faseakhir dari proyek diperkirakan akan selesai di tahun 2025. Produk kimia yangdiproduksi di kilang juga akan meningkat secara signifikan, ini mencakupproduk-produk seperti polyethylene,propylene, polypropylene, dan paraxylene. PenandatangananMOU dilakukan oleh Direktur Pengolahan Pertamina Rahmad Hardadi dan perwakilandari tiga partner strategis, yakni Ibrahim Al Buainain, President Aramco Asia,Michio Ikeda, Executive Vice President JX Nippon Oil & Energy Corporation,serta Liao Xudong, General Manager of Sinopec (Asia Tenggara) Pte.Ltd. Acarapenandatanganan disaksikan oleh Direktur Utama Pertamina Dwi Soetjipto. MoUkemitraan strategis RDMP ini adalah puncak dari proses pencarian partner yangberlangsung cukup lama, yaitu selama satu tahun. Pertamina telahmelakukanroadshow dalam upaya mencari calon-calon mitra strategis dan telahmenerima kunjungan dari para calon mitra ke kilang-kilang Pertamina. Sekitar400 perusahaan dipertimbangkan selama proses penyeleksian sebelum Pertaminamemilih partner tersebut berdasarkan kriteria keuangan, operasional danevaluasi strategis. Setelahproses pemilihan mitra, Pertamina akan bekerja dengan Saudi Aramco untukmengembangkan dan mengevaluasi opsi-opsi investasi untuk kilang Dumai danCilacap serta kilang Balongan. ChinaPetroleum & Chemical Corporationterpilih untuk kilang Plaju, JX Nippon Oil & Energy Corporation untukkilang Balikpapan. Setelahpenandatanganan MoU, Pertamina dan partner strategis berencana untuk membentuktim bersama guna mengevaluasi kelayakan proyek, dan mengembangkan rencana pemasaran dan keuangan, yang diperlukan untuk mendukung investasi.Pertamina dan para mitra menargetkan penyelesaian FEED (Front End EngineeringDesign) untuk proyek kilang dalam kurun waktu 2015-2016. Sumber : http://www.pertamina.com/news-room/siaran-pers/pertamina-tandatangani-mou-dengan-tiga-mitra-strategis-untuk-upgrade-lima-kilang-di-indonesia/
09-Jan-2017 00:00:00
Dikirim Oleh : Administrator
SUARA AKTIVIS
Bambang RH
06-Jul-2015 07:43:57

BlOK MAHAKAM

Meski sudah 100% di katakan ...
Readmore

-
Rinson Gultom
30-Nov-1999 00:00:00

Sebagai Insan Pertamina yang bekerja di ...
Readmore

-
Ibnu Wibisono
02-Jul-2015 08:15:22

Ditugaskan di Pertamina mau tidak mau, ...
Readmore

-
30-Jun-2015 06:51:10
FSPPB sebagai wadah bersatuanya Serikat Pekerja-Serikat Pekerja ...
Readmore
-
Adriwal
29-Jun-2015 08:58:46

Blok Mahakam adalah kepunyaan Bangsa Indonesia.

Untuk ...
Readmore

-
Noviandri
30-Nov-1999 00:00:00
Halo Aktivis
Assalamualaikum warohmatullohi wabarokatuh
Salam sejahtera bagi kita ...
Readmore
-
26-Jun-2015 09:07:33
Melihat bahwa kemandirian Serikat Pekerja adalah syarat mutlak dalam membangun ...
Readmore
-
Abdul Halim
26-Jun-2015 09:09:43
Menjadi aktivis Serikat Pekerja merupakan suatu pilihan. Ketika sudah menceburkan ...
Readmore
-
< >