KONSTITUEN FEDERASI
Serikat Pekerja Pertamina-Unit Pemasaran I (SPP-UPms I Medan)
Serikat Pekerja Pertamina Seluruh Indonesia UPms I Tanjung Uban (SPPSI UPms I Tanjung Uban)
Serikat Pekerja Kilang Minyak Putri Tujuh (SP KMPT) RU II Dumai
Serikat Pekerja Pertamina Pemasaran & Niaga (SP3N) Sumbagsel
Serikat Pekerja Pertamina (SPP) RU III Plaju
Serikat Pekerja Pertamina Seluruh Indonesia (SPPSI) Jakarta
Serikat Pekerja Pertamina Unit Pemasaran III (SPP-UPms III) Jakarta
Serikat Pekerja Forum Komunikasi Pekerja & Pelaut Aktif (SP FKPPA) Jakarta
Serikat Pekerja PERSADA IV Jateng & DIY
Serikat Pekerja Pertamina Balongan Bersatu (SP PBB)RU VI Balongan
Serikat Pekerja Pertamina Patra Wijaya Kusuma (SPP PWK) RU IV Cilacap
Serikat Pekerja Pertamina Sepuluh November (SPPSN) MOR V Surabaya
Serikat Pekerja Mathilda Balikpapan
Serikat Pekerja Pertamina Celebes UPms VII Makassar
Serikat Pekerja Pertamina Kawasan Timur Indonesia (SPP KTI) RU VII Kasim
Serikat Pekerja Mutiara Jayapura
Serikat Pekerja Pertamina Geothermal Energy Jakarta (SP PGE Jakarta)
Serikat Pekerja Pertamina EP Jakarta (SP PEP Jakarta)

Serikat Pekerja Merasa Kecolongan Direksi Pertamina Bentuk Anak Perusahaan Shipping Baru

Pada Jumat, 23 Desember 2016 jelang libur Natal kemarin, Direksi Pertamina telah menandatangani akta pembentukan anak perusahaan baru di bidang shipping yaitu PT Pertamina International Shipping. Kabar tersebut membuat kaget para pekerja dan pelaut Pertamina yang tergabung dalam Serikat Pekerja Forum Komunikasi Pekerja & Pelaut Aktif (SP FKPPA).

"Kita merasa kecolongan," tegas Sofyani Faisol, Ketua Umum SP FKPPA, dalam konferensi pers di kantor SP FKPPA di bilangan Yos Sudarso, Jakarta Utara, Selasa (27/12). Isu tentang pembentukan anak usaha baru Pertamina di bidang shipping memang sudah lama berhembus, sejak tahun 2012.

SP FKPPA menilai ada yang janggal dalam pembentukan PT Pertamina International Shipping, sebab Pertamina sudah memiliki anak perusahaan di bidang pelayaran shipping yaitu PT Pertamina Trans Kontinental (PTK).

"Penandatanganan dan pembentukan anak perusahaan shipping PT Pertamina International Shipping adalah langkah yang terburu-buru, di mana SP FKPPA menilai hal tersebut bisa jadi sebagai embrio melanggengkan masuknya Shipping Manajemen di dalam tubuh anak perusahaan shipping tersebut," papar Sofyani.

Padahal menurutnya, seharusnya bidang shipping diperkuat terlebih dahulu, dengan mengembalikannya menjadi Direktorat seperti dahulu, sebagai pijakan untuk menjadikan Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia seperti yang digaungkan oleh Presiden Joko Widodo.

Sofyani mengatakan agar rencana pembentukan Anak Perusahaan Shipping tersebut dapat dibatalkan dan kembali memperkuat anak usaha yang sudah existing, mengingat tugas bidang shipping sangat krusial perannya dalam kegiatan usaha Pertamina.

Keberadaan Pertamina Shipping di Pertamina memang menjadi jantung dalam pendistribusian BBM nasional ke berbagai wilayah Nusantara baik ke pelabuhan-pelabuhan besar maupun daerah-daerah terpencil. Saat ini Pertamina memiliki 67 armada kapal milik dan 200 lebih armada kapal charter untuk memastikan distribusi BBM sampai ke pelanggan dengan continuity of supply, safety, dan quality yang telah memenuhi standar internasional.

"Sangat disayangkan misi mulia menjaga kelancaran distribusi BBM ke seluruh pelosok negeri dalam rangka semangat mewujudkan Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia dengan menjadikan Pertamina Shipping sebagai pelayaran kelas dunia, telah diusik oleh pembentukan Anak Perusahaan Shipping yang prematur, dan ironisnya justru di saat Pertamina Shipping berbenah memperbaiki diri," paparnya.

Karena itu SP FKPPA mendesak Presiden Joko Widodo untuk mengevaluasi kinerja Menteri BUMN Rini Soemarno yang berupaya membentuk Anak Perusahaan Shipping baru di Pertamina tersebut. Ditambahkan Sofyani, Menteri BUMN juga harus menghentikan semua proses pembentukan Anak Perusahaan Shipping sebelum Pertamina Shipping dijadikan Direktorat.

Ditegaskan Sofyani, jika tuntutan SP FKPPA tersebut diabaikan, pihaknya akan menggelar aksi doa bersama yang pasti akan mengganggu kegiatan operasional pendistribusian BBM lewat kapal. "Apabila dua minggu setelah pernyataan ini tidak ada tanggapan kami akan adakan aksi besar dan doa bersama yang pasti akan mengganggu operasional," pungkasnya.

Sumber : http://www.og-indonesia.com/2016/12/serikat-pekerja-merasa-kecolongan.html?m=1
09-Jan-2017 00:00:00
Dikirim Oleh : Administrator
SUARA AKTIVIS
Bambang RH
06-Jul-2015 07:43:57

BlOK MAHAKAM

Meski sudah 100% di katakan ...
Readmore

-
Rinson Gultom
30-Nov-1999 00:00:00

Sebagai Insan Pertamina yang bekerja di ...
Readmore

-
Ibnu Wibisono
02-Jul-2015 08:15:22

Ditugaskan di Pertamina mau tidak mau, ...
Readmore

-
30-Jun-2015 06:51:10
FSPPB sebagai wadah bersatuanya Serikat Pekerja-Serikat Pekerja ...
Readmore
-
Adriwal
29-Jun-2015 08:58:46

Blok Mahakam adalah kepunyaan Bangsa Indonesia.

Untuk ...
Readmore

-
Noviandri
30-Nov-1999 00:00:00
Halo Aktivis
Assalamualaikum warohmatullohi wabarokatuh
Salam sejahtera bagi kita ...
Readmore
-
26-Jun-2015 09:07:33
Melihat bahwa kemandirian Serikat Pekerja adalah syarat mutlak dalam membangun ...
Readmore
-
Abdul Halim
26-Jun-2015 09:09:43
Menjadi aktivis Serikat Pekerja merupakan suatu pilihan. Ketika sudah menceburkan ...
Readmore
-
< >