KONSTITUEN FEDERASI
Serikat Pekerja Pertamina-Unit Pemasaran I (SPP-UPms I Medan)
Serikat Pekerja Pertamina Seluruh Indonesia UPms I Tanjung Uban (SPPSI UPms I Tanjung Uban)
Serikat Pekerja Kilang Minyak Putri Tujuh (SP KMPT) RU II Dumai
Serikat Pekerja Pertamina Pemasaran & Niaga (SP3N) Sumbagsel
Serikat Pekerja Pertamina (SPP) RU III Plaju
Serikat Pekerja Pertamina Seluruh Indonesia (SPPSI) Jakarta
Serikat Pekerja Pertamina Unit Pemasaran III (SPP-UPms III) Jakarta
Serikat Pekerja Forum Komunikasi Pekerja & Pelaut Aktif (SP FKPPA) Jakarta
Serikat Pekerja PERSADA IV Jateng & DIY
Serikat Pekerja Pertamina Balongan Bersatu (SP PBB)RU VI Balongan
Serikat Pekerja Pertamina Patra Wijaya Kusuma (SPP PWK) RU IV Cilacap
Serikat Pekerja Pertamina Sepuluh November (SPPSN) MOR V Surabaya
Serikat Pekerja Mathilda Balikpapan
Serikat Pekerja Pertamina Celebes UPms VII Makassar
Serikat Pekerja Pertamina Kawasan Timur Indonesia (SPP KTI) RU VII Kasim
Serikat Pekerja Mutiara Jayapura
Serikat Pekerja Pertamina Geothermal Energy Jakarta (SP PGE Jakarta)
Serikat Pekerja Pertamina EP Jakarta (SP PEP Jakarta)

HUT BUMN Jangan Dipolitisir

Jakarta, Indopetronews.com –Menanggapi adanya Surat Undangan Kementerian BUMN No. 55/S.MBU/04/2019 Jakarta,8 April 2019 perihal Undangan Kegiatan Peringatan HUT Kementerian BUMN danBUMN-BUMN maka dengan ini Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu (FSPPB)menegaskan tentang netralitas BUMN dan Karyawan BUMN khususnya Pertamina padapelaksanaan Pemilu 2019.

MenurutPresiden FSPPB
Arie Gumilar, netralitas dalam kegiatan Pemilu berlandaskan pada peraturanperundang-undangan, yaitu UU Nomor 10 tahun 2008 tentang Pemilu Anggota DPR, DPRDdan DPD, khususnya pasal 84, melarang pejabat BUMN ikut serta dalam kampanyePemilu.

“PPNo.45 Tahun 2005 tentang Pendirian, Pengurusan, Pengawasan dan Pembubaran BUMN,khususnya Pasal 22 dan Pasal 97 yang mengatur bahwa Direksi, Dewan Komisaris,Dewan Pengawas dan Karyawan BUMN dilarang menjadi Partai Politik, CalonLegislatif dan Anggota Legislatif,” kata Arie dalam keterangan persnya, Rabu(10/4/2019) di Jakarta.
Pasal 4 UU Nomor 21 Tahun 2000 tentang Serikat Pekerja/Serikat Buruh, SerikatPekerja/Serikat Buruh, lanjut Arie, semata-mata hanya bertujuan untukmemberikan perlindungan, pembelaan hak dan kepentingan serta meningkatkankesejahteraan yang layak bagi pekerja/buruh dan keluarganya.

“Keterlibatanpejabat atau oknum BUMN dalam kegiatan partai politik, telah membuatpengkotak-kotakan dalam tubuh BUMN yang menyebabkan timbulnya disharmonisasidalam pelaksanaan kegiatan usaha perusahaan,” katanya.

Berdasarkanhal-hal tersebut, imbuh Arie, Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu danseluruh konstituennya meminta dengan tegas kepada Menteri BUMN agar tidakmelibatkan seluruh Direksi, Dewan Komisaris, Dewan Pengawas dan karyawan BUMNPT. Pertamina beserta seluruh Anak Perusahaannya dalam politik praktis sehinggaterjaga netralitas, profesionalisme demi keberlangsungan bisnis perusahaan.“Demikian pula kegiatan perayaan HUT BUMN agar tidak dimanfaatkan secaralangsung maupun tidak langsung oleh kepentingan politik manapun,” paparnya.(Sofyan)

 Sumber : https://indopetronews.com/2019/04/10/hut-bumn-jangan-dipolitisir/

11-Apr-2019 00:00:00
Dikirim Oleh : Administrator
SUARA AKTIVIS
Bambang RH
06-Jul-2015 07:43:57

BlOK MAHAKAM

Meski sudah 100% di katakan ...
Readmore

-
Rinson Gultom
30-Nov-1999 00:00:00

Sebagai Insan Pertamina yang bekerja di ...
Readmore

-
02-Jul-2015 08:15:22

Ditugaskan di Pertamina mau tidak mau, ...
Readmore

-
30-Jun-2015 06:51:10
FSPPB sebagai wadah bersatuanya Serikat Pekerja-Serikat Pekerja ...
Readmore
-
Adriwal
29-Jun-2015 08:58:46

Blok Mahakam adalah kepunyaan Bangsa Indonesia.

Untuk ...
Readmore

-
Noviandri
30-Nov-1999 00:00:00
Halo Aktivis
Assalamualaikum warohmatullohi wabarokatuh
Salam sejahtera bagi kita ...
Readmore
-
26-Jun-2015 09:07:33
Melihat bahwa kemandirian Serikat Pekerja adalah syarat mutlak dalam membangun ...
Readmore
-
Abdul Halim
26-Jun-2015 09:09:43
Menjadi aktivis Serikat Pekerja merupakan suatu pilihan. Ketika sudah menceburkan ...
Readmore
-
< >