KONSTITUEN FEDERASI
Serikat Pekerja Pertamina-Unit Pemasaran I (SPP-UPms I Medan)
Serikat Pekerja Pertamina Seluruh Indonesia UPms I Tanjung Uban (SPPSI UPms I Tanjung Uban)
Serikat Pekerja Kilang Minyak Putri Tujuh (SP KMPT) RU II Dumai
Serikat Pekerja Pertamina Pemasaran & Niaga (SP3N) Sumbagsel
Serikat Pekerja Pertamina (SPP) RU III Plaju
Serikat Pekerja Pertamina Seluruh Indonesia (SPPSI) Jakarta
Serikat Pekerja Pertamina Unit Pemasaran III (SPP-UPms III) Jakarta
Serikat Pekerja Forum Komunikasi Pekerja & Pelaut Aktif (SP FKPPA) Jakarta
Serikat Pekerja PERSADA IV Jateng & DIY
Serikat Pekerja Pertamina Balongan Bersatu (SP PBB)RU VI Balongan
Serikat Pekerja Pertamina Patra Wijaya Kusuma (SPP PWK) RU IV Cilacap
Serikat Pekerja Pertamina Sepuluh November (SPPSN) MOR V Surabaya
Serikat Pekerja Mathilda Balikpapan
Serikat Pekerja Pertamina Celebes UPms VII Makassar
Serikat Pekerja Pertamina Kawasan Timur Indonesia (SPP KTI) RU VII Kasim
Serikat Pekerja Mutiara Jayapura
Serikat Pekerja Pertamina Geothermal Energy Jakarta (SP PGE Jakarta)
Serikat Pekerja Pertamina EP Jakarta (SP PEP Jakarta)

Dengan Teknologi yang Dimiliki, Pekerja Pertamina Mampu Atasi Kebakaran Kilang Balongan

SIAR.com, Jakarta — Berkat kesigapan dan teknologi yang dikuasai, para pekerja Pertamina mampu mengatasi peristiwa terbakarnya Kilang Balongan sehingga tak meluas ke unit lain seperti unit proses kilang sehningga terhindar dari musibah yang lebh besar.

Demikian hal itu disampaikan Presiden Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu (FSPPB) Arie Gumilar dalam keterangan tertulis yang diterima SIAR.com, Senin (26/4).

Lebih lanjut Arie mengatakan, FSPPB memberikan apresiasi yang sebesarnya terkait penanganan korban serta warga sekitar yang dapat dilakukan dengan baik di tengah pandemi Covid-19. Mulai dari evakuasi, pelayanan di tempat pengungsian hingga pemulangan kembali masyarakat terdampak.

Selain itu, recovery kilang yang dapat dilakukan dengan cepat, sehingga bisa beroperasi kembali dengan normal dan dapat menjaga ketahanan energi nasional.

Arie bepesan, kepada para pekerja Pertamina untup terus bersemangat karena dengan modal itu segala permasalahan bisa datasi. “Meskipun sedang mengalami kelelahan fisik dan psikis, tapi teman-teman dengan modal semangat masih mampu bersikap kooperatif dengan penyidik baik dari migas maupun kepolisian.”

FSPPB, sambung Arie, juga memberikan apresiasi kepada Direksi Pertamina dan PT KPI serta semua pihak yg terlibat secara langsung maupun tidak langsung dalam penanggulangan musibah kebakaran tanki di RU VI Balongan. 

FSPPB juga berpesan kepada pekerja pejuang di Kilang RU VI Balongan, agar tetap semangat, bangkit dari keterpurukan dan kembali fokus mengabdi untuk menyediakan energi ke seluruh negeri. “Kalian adalah pejuang-pejuang energi yang layak mendapatkan gelar Pahlawan,” kata Arie.

Terkait adanya pernyataan dari Kepolisian Negara Republik Indonesia yang menyatakan telah menemukan adanya unsur pidana terhadap kasus ini dan menaikkan statusnya ke tahap penyidikan, FSPPB berharap semua pihak dapat menahan diri dalam mengeluarkan statemennya dan menghormati proses hukum yang berjalan. Karena saat ini Pertamina masih fokus terhadap penangananan dan dampak akibat peristiwa tersebut. Dikhawatirkan, pecahnya konsentrasi Pekerja di lapangan akan mengakibatkan timbulnya resiko kerja yang sama-sama tidak diinginkan.

FSPPB dan seluruh konstituennya, tegas Arie, selalu menjunjung tinggi hukum positif yang berlaku di Indonesia, karenanya mendukung agar dalam pelaksanaannya tetap dilakukan seadil-adilnya dengan mengutamakan asas praduga tidak bersalah.

FSPPB juga meminta support dari Pemerintah, Masyarakat dan Manajemen di Internal Pertamina agar masalah terkait bisa segera diselesaikan.  Khususnya, FSPPB meminta bantuan pihak Kepolisian agar bisa objektif dalam penanganan musibah terjadinya kebakaran di Kilang Balongan. “Hal ini penting kami sampaikan agar Pekerja bisa kembali fokus kepada tugas dan tanggung jawab yang diberikan kepadanya,” kata Arie.

Sebagaimana diketahui, tangki minyak yang ada di Kompleks Kilang Balongan terbakar pada Senin (29/3), dan padam pada Kamis (6/4). Akibat perstiwa tersebut, ratusan penduduk sekitar lokasi sempat diungsikan ke beberapa tempat.

Padamnya kebakaran itu, berkat kesigapan para pekerja Pertamina, sehingga tak merembet ke instalasi lainnya di lokasi tersebut.

Berbagai teknologi pemadaman kebakaran digunakan para pekerja Pertamina guna mengatasi peristiwa itu. Mulai dari teknologi air laut hingga penggunaan foam.  (FSPPB dan sumber lain/Joko Susilo)

Sumber : https://siar.com/dengan-teknologi-yang-dimiliki-pekerja-pertamina-mampu-atasi-kebakaran-kilang-balongan/

01-May-2021 00:00:00
Dikirim Oleh : Adminsitrator
SUARA AKTIVIS
Marcellus Hakeng Jayawibawa
10-Apr-2021 11:53:34
Selamat menjalankan amanah Sebagai Presiden FSPPB yang baru ya Bang ...
Readmore
-
Bambang RH
06-Jul-2015 07:43:57

BlOK MAHAKAM

Meski sudah 100% di katakan ...
Readmore

-
Rinson Gultom
30-Nov-1999 00:00:00

Sebagai Insan Pertamina yang bekerja di ...
Readmore

-
02-Jul-2015 08:15:22

Ditugaskan di Pertamina mau tidak mau, ...
Readmore

-
30-Jun-2015 06:51:10
FSPPB sebagai wadah bersatuanya Serikat Pekerja-Serikat Pekerja ...
Readmore
-
Adriwal
29-Jun-2015 08:58:46

Blok Mahakam adalah kepunyaan Bangsa Indonesia.

Untuk ...
Readmore

-
Noviandri
30-Nov-1999 00:00:00
Halo Aktivis
Assalamualaikum warohmatullohi wabarokatuh
Salam sejahtera bagi kita ...
Readmore
-
26-Jun-2015 09:07:33
Melihat bahwa kemandirian Serikat Pekerja adalah syarat mutlak dalam membangun ...
Readmore
-
Abdul Halim
26-Jun-2015 09:09:43
Menjadi aktivis Serikat Pekerja merupakan suatu pilihan. Ketika sudah menceburkan ...
Readmore
-
< >

Selamat Datang

website ini telah dikunjungi

2762

kali